Beranda / Daerah / Ketua Pimpinan Cabang PKN Kabupaten Muaro Jambi Soroti Keberadaan Stockpile Batu Bara di Kawasan Candi Muaro Jambi

Ketua Pimpinan Cabang PKN Kabupaten Muaro Jambi Soroti Keberadaan Stockpile Batu Bara di Kawasan Candi Muaro Jambi

1000045437

Muaro Jambi – Ketua Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kabupaten Muaro Jambi, Drs. Maswan, SH., MH., menyampaikan keprihatinannya terhadap keberadaan sejumlah aktivitas industri, termasuk stockpile batu bara, yang berada di dalam maupun di sekitar Kawasan Cagar Budaya Nasional (KCBN) Candi Muaro Jambi.

Menurut Maswan, Kompleks Percandian Muaro Jambi merupakan warisan sejarah dan peradaban bangsa yang memiliki nilai budaya sangat tinggi serta tengah diupayakan menjadi Warisan Dunia UNESCO. Oleh karena itu, seluruh pihak memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga kelestarian kawasan tersebut.

“Kami mendukung langkah pemerintah pusat dalam melakukan penataan kawasan Candi Muaro Jambi. Kepentingan pelestarian warisan budaya harus menjadi prioritas bersama tanpa mengabaikan kepastian hukum dan iklim investasi yang sehat,” ujar Maswan.

Ia menilai keberadaan aktivitas stockpile batu bara dan sejumlah perusahaan di sekitar kawasan cagar budaya perlu dievaluasi secara menyeluruh agar tidak menimbulkan dampak terhadap kelestarian situs, kualitas lingkungan, maupun citra Candi Muaro Jambi sebagai salah satu peninggalan sejarah terbesar di Asia Tenggara.

Maswan juga meminta pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi, serta instansi terkait untuk melakukan penegakan aturan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk memastikan seluruh aktivitas usaha mematuhi ketentuan zonasi kawasan cagar budaya.

“Kami berharap dilakukan penataan secara bertahap, transparan, dan berkeadilan. Jika memang terdapat aktivitas yang tidak sesuai dengan ketentuan kawasan cagar budaya, maka harus dicarikan solusi relokasi yang tidak merugikan masyarakat maupun dunia usaha, namun tetap mengutamakan pelestarian situs bersejarah,” tegasnya.

Pernyataan tersebut sejalan dengan perhatian pemerintah pusat yang dalam beberapa waktu terakhir kembali menyoroti keberadaan aktivitas stockpile batu bara di kawasan Candi Muaro Jambi sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian kawasan cagar budaya dan mendukung proses pengusulan Candi Muaro Jambi sebagai Warisan Dunia UNESCO.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *