Muaro Jambi – Pimpinan Cabang Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Kabupaten Muaro Jambi menyatakan dukungannya terhadap rencana Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mengajukan pinjaman daerah sebesar Rp200 miliar sebagai bagian dari pembiayaan pembangunan infrastruktur dan pelayanan publik. Rencana tersebut saat ini tengah menjadi pembahasan bersama DPRD Kabupaten Muaro Jambi.
Ketua Pimpinan Cabang PKN Kabupaten Muaro Jambi, Drs. Maswan, SH., MH., mengatakan bahwa pinjaman daerah merupakan instrumen yang dapat digunakan pemerintah selama dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, memiliki kajian yang matang, dan benar-benar diperuntukkan bagi pembangunan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“PKN Kabupaten Muaro Jambi mendukung langkah Pemerintah Kabupaten dalam mengajukan pinjaman daerah apabila digunakan secara tepat sasaran untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, meningkatkan pelayanan publik, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Maswan.
Menurutnya, kebutuhan pembangunan di Kabupaten Muaro Jambi masih cukup besar, mulai dari peningkatan kualitas jalan, jembatan, fasilitas pendidikan, kesehatan, hingga infrastruktur pendukung lainnya. Oleh sebab itu, pemerintah perlu memiliki ruang fiskal yang memadai agar program pembangunan tidak terhambat.
Meski memberikan dukungan, PKN menegaskan bahwa proses pengajuan pinjaman harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan melalui kajian yang komprehensif mengenai kemampuan keuangan daerah dalam memenuhi kewajiban pembayaran di masa mendatang.
“Pinjaman daerah jangan dipandang sebagai beban semata, tetapi sebagai investasi pembangunan. Yang terpenting adalah pengelolaannya harus profesional, terbuka, dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
PKN Kabupaten Muaro Jambi juga mengajak seluruh elemen masyarakat serta DPRD untuk mengawal proses pembahasan secara objektif sehingga keputusan yang diambil benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Muaro Jambi.
“Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus terjalin demi mewujudkan Muaro Jambi yang lebih maju, berdaya saing, dan sejahtera,” tutup Maswan.






